Cara Budidaya Buah Naga Dalam Pot

Buah Naga merupakan buah dari beberapa jenis kaktus yang bermarga Hylocereus dan Selenicereus. Buah naga merupakan buah yang berasal dari Meksiko, Amerika tengah dan Amerika selatan tetapi sekarang juga dibudidayakan diberbagai wilayah negara Asia terutama Indonesia. Buah Naga dikenal memiliki banyak khasiat untuk kesehatan sehingga banyak orang tertarik untuk membudidayakannya untuk keperluan sendiri. Berikut adalah cara budidaya buah Naga dalam pot:

Memilih Bibit

Untuk memilih bibit yang sehat dan baik, lakukan pengecekan terhadap hal-hal berikut:

  • Pilihlah bibit yang sudah bertunas minimal 4 dengan tinggi minimal 50 cm.
  • Pilihlah bibit yang berumur minimal 2 bulan.
  • Pilihlah bibit dengan ciri batang hijau sehat dan tidak terdapat bercak atau tanda-tanda penyakit.
  • Jika memungkinkan, Anda dapat memilih bibit yang berasal dari indukan yang sudah minimal berbuah 3 kali.

Untuk Anda yang ingin membuat bibit sendiri, metode yang sangat disarankan adalah dengan metode vegetatif yaitu stek batang. Metode generatif dengan penyemaian biji tidak disarankan karena membutuhkan waktu yang relatif lama.

Mempersiapkan Media Tanam

Media tanam yang digunakan untuk adalah campuran dari tanah, pasir, pupuk kandang, dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:2:3:1. Anda juga dapat menambahkan bata merah yang ditumbuk halus dan dolonit ke dalam campuran tersebut. Setelah campuran jadi, sebaiknya disiram dengan air sampai kondisi jenuh dan dibiarkan semalaman di udara terbuka.

Mempersiapkan Pot

Ada banyak jenis pot yang bisa digunakan, misalnya pot dengan bahan dari plastik, semen, tanah liat ataupun dari wadah drum bekas. Hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih pot adalah bahan yang tidak mudah rusak atau pecah, kokoh, serta memiliki ukuran cukup besar sekitar 40-50 cm. Bahan pot yang sangat direkomendasikan adalah tanah liat, sebab tanaman ini membutuhkan perubahan suhu yang cepat untuk mempercepat proses pembungaan.

Membuat Tiang Panjatan

Tiang panjatan diperlukan untuk membantu pertumbuhan batang tanaman buah Naga. Tanaman buah Naga memiliki batang yang tidak kokoh, karena batangnya bersifat menyimpan cadangan air dan tidak berkambium. Tiang panjatan ini dapat dibuat dari kayu, besi, atau beton dengan diameter 8-10 cm dan tinggi sekitar 1,5-2 meter saja.

tiang panjatan

Penanaman Tanaman Buah Naga

  • Masukkan kerikil ke dalam pot. Tujuannya untuk porositas, agar air tidak terlalu menggenang dalam pot.
  • Masukkan tiang panjatan ke dalam pot. Jika anda menanam lebih dari 1 buah naga dalam 1 pot, tiang panjat diletakkan di tengah. Tetapi jika hanya 1 buah naga per pot, letakkanlah tiang panjat di pinggir.
  • Masukkan media tanam yang sudah dibiarkan semalaman ke dalam pot.
  • Masukkan bibit tanaman ke dalam pot sekitar 10 cm saja., lalu tekan-tekan media tanamnya agar agak memadat dan tanaman berdiri kokoh.
  • Ikat batang dan tiang panjatan dengan tali rafia.
  • Simpan pot yang sudah jadi ke tempat yang teduh terlebih dahulu selama 1-2 minggu sebelum diletakkan di tempat yang terkena paparan sinar matahari langsung.

Tips Perawatan Tanaman

  • Siramlah tanaman secukupnya, jangan sampai air menggenang di permukaan media tanam.
  • Pangkaslah sulur tanaman yang dirasa kurang sehat, terlalu tinggi, atau terlalu banyak.
  • Lakukan pemupukan dengan pupuk kandang atau pupuk buatan seperti NPK. Untuk masa awal pertumbuhan disarankan pupuk yang tinggi kandungan N, sementara pada masa siap berbuah disarankan menggunakan pupuk yang tinggi kandungan P dan K.
  • Bersihkan rumput, gulma, dan hama seperti semut dan bekicot.
  • Pastikan tanaman Anda mendapatkan cahaya matahari yang cukup. Anda juga dapat menambahkan cahaya buatan dari bohlam lampu kuning.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *